Logo Sikka
Logo Sikka
Jelajah Maumere
Tourism & Culture Office Sikka Regency
JONG DOBO
View Full Photo
Cultural Tourism
5 |
Adat & Tenun Ikat

JONG DOBO

DESA IAN TENA

Jong Dobo merupakan kapal berukuran kecil yang berada di Dusun Dobo, Desa Iantena, Kecamatan Kewapante, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk menuju kampung kecil ini, harus menempuh waktu sekitar 30 menit dari Kota Maumere, ibu kota Kabupaten Sikka. Jong Dobo sendiri dalam Bahasa Sikka, Maumere, terdiri dari dua suku kata. “Jong” berarti kapal, sedangkan “Dobo” adalah nama perkampungan, tempat disimpannya perahu tersebut. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, artinya “Perahu di Kampung Dobo”. Berdasarkan cerita lisan 'Kleten Latar', mitos “Jong Dobo” ini berawal dari kutukan setelah sebuah kapal asing yang melintas wilayah Flores melanggar perjanjian. Perjanjian itu adalah sebuah imbauan agar segera meninggalkan 'Kampung Dobo' sebelum fajar menyingsing. Namun, perjanjian ini tak diindahkan dan akhirnya kapal tersebut terkena kutukan menjadi miniatur kecil dalam bentuk tembaga yang memiliki panjang 60 sentimeter, tinggi 12 sentimeter dan lebar 25 sentimeter. Pada miniatur Jong Dobo, terdapat 12 pendayung, enam di sisi kanan dan enam di kiri. Di dalamya terdapat empat sosok penari perempuan, bersebelahan dengan ayam dan gong.

Jong Dobo is a small boat located in Dobo Hamlet, Iantena Village, Kewapante District, Sikka Regency, East Nusa Tenggara (NTT). To get to this small village, you have to take about 30 minutes from Maumere City, the capital of Sikka Regency. Jong Dobo itself in Sikka language, Maumere, consists of two syllables. "Jong" means ship, while "Dobo" is the name of the village where the boat is kept. If translated into Indonesian, it means "Boat in Kampung Dobo". Based on the oral story "Kleten Background", the myth of "Jong Dobo" originated from a curse after a foreign ship crossing the Flores region broke an agreement. The agreement is an appeal to immediately leave 'Kampung Dobo' before dawn. However, this agreement was ignored and eventually the ship was cursed into a small miniature in the form of copper which was 60 centimeters long, 12 centimeters high and 25 centimeters wide. In Jong Dobo's miniature, there are 12 rowers, six on the right and six on the left. Inside there are four female dancer figures, next to chickens and gongs.

Fasilitas & Kelebihan

Toilet
Wilayah Administratif

Kabupaten Sikka, NTT

Kategori Pariwisata

Cultural Tourism

Logo

Dinas Pariwisata

Kabupaten Sikka

Hello! Need help planning your trip or have questions about destinations, accommodations, or events in Maumere? Contact us via:

Tourism Information Center